isu Parlemen



Demi APBD Pro Rakyat, DPRD Bentuk Kaukus
Jakarta, Indowarta
Ketua Kaukus DPRD DKI Jakarta, Syamsidar
Siregar mengungkapkan, terbentuknya Kaukus DPRD DKI Jakarta ini adalah
karena ingin adanya transparansi dalam akuntabilitas anggaran-anggaran
yang berkaitan dengan APBD dan kebijakan publik lainnya. Demikian
pernyataan Syamsidar saat launching Kaukus DPRD DKI Jakarta untuk
Anggaran Pro Rakyat di Gedung DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
Selain Syamsidar acara yang didukung Sekretariat Nasional Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Seknas FITRA) ini juga dihadiri Seknas Fitra Ucok Sky Kadafi, Mansyur FPKB serta Tatang Komisi C FPDIP.
Syamsidar
menuturkan banyak hal yang sudah diperjuangkan oleh anggota DPRD DKI
Jakarta, seperti biaya pendidikan dan kesehatan belum terfokus dalam
publikasi di tengah masyarakat. Kalaupun imbuhnya, disana-sini banyak
problem yang dihadapi tetapi sudah ditindak lanjuti dalam
program-program dan peningkatan anggaran.
Disampang
itu kata Syamsidar, dalam waktu dekat Kaukus ini akan membuat program
dalam bentuk Peraturan Daerah, perencanaan transparansi yang pro rakyat
miskin atau kaum duafa
“Banyak
persoalan-persoalan yang terjadi yaitu persaman persepsi antara
Eksekutif dan Legislatif, karena banyak sekali peraturan-peraturan yang
baru yang harus diketahui oleh anggota kaukus. Dalam pembuatan APBD
kedepan tidak ada lagi salah persepsi dalam peng-anggaran, hal itu
adalah merupakan keinginan kita semua,” ujar dia.
Melalui
kaukus ini tandas Syamsidar, program-program sumber daya manusia, baik
anggota DPRD maupun masyarakat dapat langsung menghubungi kami, kita
sangat transparan tentang apapun yang selama ini belum diketahui oleh
masyarakat. Banyak sudah yang dilakukan Seknas Fitra terhadap
masyarakat, tetapi belum melibatkan anggota DPRD, sehingga kaukus ini
akan menjembatani didalam program-program ataupun kebijakan-kebijakan
lain yang berkenaan dengan anggaran-anggaran.
Sementara
itu Mansyur menambahkan, Kaukus DPRD DKI Jakarta ini dibentuk khusus
untuk anggaran pro rakyat miskin, anggara-anggaran baik yang lalu
maupun kedepan itu lebih dikonsentrasikan buat rakyat miskin agar angka
kemiskinan di DKI Jakarta terus menurun. Oleh karena itu setelah kaukus
ini dibentuk akan kita lihat dan kita kalkulasi berapa
sebenarnya alokasi anggaran untuk mengentaskan kemiskinan di DKI
Jakarta yang ditaruh diseluruh pos-pos yang ada, oleh sebab itu nanti
kaukus ini akan mencermati auput dan dampaknya.
“Negara
itu wajib memelihara orang miskin, UU dengan tegas mengatakan tugas
negara itu memelihara orang miskin, membuat publik good dan mencari
sumberdaya,” tegas Mansyur.
Selain
itu Ucok Sky Kadafi menjelaskan, posisi Seknas Fitra hanya diluar
sistem dari kaukus ini, Seknas Fitra hanya mendorong dan membantu
anggota DPRD yang ada di kaukus DPRD DKI Jakarta supaya melakukan
perubahan dari dalam. Masalah integritas dan kualitas ucap Ucok, itu nanti akan melalui seleksi alam, dan hal itu nanti yang akan menjamin adalah alam itu sendiri.
Berikut cuplikan Naskah Deklarasi Kaukus DPRD DKI Jakarta untuk Anggaran Pro Rakyat : Kami
anggota DPRD DKI Jakarta yang terdiri dari individu-individu di DPRD
DKI Jakarta, dengan sukarela bergabung dalam “Kaukus DPRD DKI Jakarta
Untuk Anggaran Pro Rakyat” guna mewujudkan komitmen kami
dalam : Memperjuangkan alokasi anggaran untuk meningkatkan
kesejahteraan rakyat khususnya masyarakat miskin di DKI Jakarta.
Meningkatkan alokasi anggaran untuk pemenuhan hak-hak dasar rakyat DKI
Jakarta khususnya pada bidang pendidikan dan kesehatan yang berkualitas
dan murah. Membuka ruang keterlibatan masyarakat untuk memberikan
masukan terhadap rancangan APBD DKI Jakarta. Merumuskan kebijakan
perencanaan penganggaran yang transparan dan partisipatif sebgai hak
inisiatif dewan. (rusdy/diaz)